Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Jumat, 16 Mei 2008
Kapolda Bali Irjen Pol Drs.P. Purwoko, MDA Sosialisasi tentang Kemandirian Polri utk tdk berpolitik, thdp Para Pejabat dan Anggota Jajaran Polda Bali.
Kapolda Bali Irjen Pol Drs.P. Purwoko, MDA selama Minggu ketiga dan keempat Bulan Maret 2008 Sosialisasi tentang Kemandirian Polri utk tdk berpolitik, terhadap Para Pejabat dan Anggota Poltabes, Polres, Sat Brimob dan Polair di jajaran Polda Bali. Netralitas Polri dimaksud berdasar pasal 28 ayat (1) UU No.: 2 tahun 2002 yaitu "Kepolisian Negara Republik Indonesia bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis ", selanjutnya dituangkan dalam Surat Kapolri No.Pol: B/11/I/2007,tertanggal 18 Jan 2007 dan dijabarkan lebih lanjut oleh Kapolda Bali dengan Surat No.Pol.:R/ 1421/ VIII/2007,tertanggal 10 Agustus 2007 dan TR No.Pol: TR/92/III/2008 tertanggal 17 Maret 2008 yang isinya : Diperintahkan kepada seluruh Anggota Polri di Jajaran Polda Bali : 1. Tdk berpolitik praktis atau mendukung salah satu calon dlm pemilu Kepala Daerah. 2. Thdp Istri / suami anggota Polri dan anak-anak yang mempunyai hak pilihnya sesuai UU agar melaksanakan hak pilihnya berdasarkan hati nurani dan prinsip-prinsip Pemilu secara LUBER yakni Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia. 3. Pelanggaran terhadap ketentuan ini akan dikenai sanksi sesuai kode etik profesi / peraturan disiplin/ perundang-undangan yang berlaku. Dalam arahan secara langsung tersebut Kapolda Bali juga memerintahkan kepada Para Kasatwil atau Para Pejabat/ Perwira untuk membacakan dan menjelaskan TR dimaksud kepada Anggotanya yang belum hadir. Hal tersebut dilakukan oleh Kapolda Bali agar Polri tetap Netralitas dan tidak berpolitik praktis sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Dalam Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Propinsi Bali pada bulan Juli 2008 diikuti oleh : Komjen Pol Drs. Made Mangku Pastika (Kalakhar BNN)selaku Calon Kepala Daerah dari PDIP dan Brigjen Pol Drs.Njoman Gde Suweta, MH selaku Calon Wakil Kepala Daerah dari Partai Golkar.
PEMBUKAAN PENDIDIKAN CABA POLWAN
Sekolah Polisi Wanita merupakan satu-satunya SPN yang khusus mendidik calon-calon Brigadir Polisi Wanita dengan mengedepankan Motto Mahir, Terpuji, dan Patuh Hukum dengan tujuan membentuk para Brigadir Polisi Wanita tersebut dalam menjalankan profesinya sebagai anggota Polri mahir dalam menjalankan profesi kepolisian, terpuji dalam berperilaku, dan patuh terhadap aturan hukum yang berlaku serta mampu menyikapi modernisasi dan perkembangan zaman, sehingga setelah mereka selesai dididik diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman dan tentram dalam setiap sendi kehidupan masyarakat.
Kapolri Jenderal Polisi Drs, Sutanto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Dirbindik Lemdiklat Polri Brigjen. Pol. Drs. Yuswar Arsyad menyatakan bahwa Pendidikan pembentukan Brigadir Polisi yang dilaksanakan setiap tahunnya dalam upaya memenuhi kebutuhan personel, yang nantinya sebagai lini terdepan yang akan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
400 calon Brigadir Polwan tersebut akan dididik selama kurang lebih 6 bulan dan dilanjutkan dengan magang di Polsek-polsek sebagai lini terdepan pelayanan masyarakat selama satu bulan.
Lebih jauh Kapolri dalam sambutannya menekankan kepada para Calon Brigadir Polwan, Pertama ; mereka semua merupakan putri-putri Indonesia yang terpilih sebagai calon pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus penegak hukum yang setia kepada masyarakat bangsa dan Negara. Kedua ; Para Siswa mampu mengikuti semua proses pendidikan belajar mengajar, pelatihan dan pengasuhan dengan penuh kesungguhan dan kemauan. Ketiga ; Para siswa harus memahami bahwa Polri merupakan tempat pengabdian kepada masyarakat, yang berpijak pada Hukum dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia.
Pembukaan pendidikan pembentukan calon Brigadir Polwan angkatan XXXVII T.A 2008 ditandai dengan penyematan tanda siswa oleh Inspektur Upacara Brigjen Pol. Drs. Yuswar Arsyad yang sehari hari menjabat sebagai Dirbindik Lemdiklat Polri dan disaksikan seluruh pejabat jajaran Lemdiklat dan Sepolwan serta orang tua siswa. (hms Polri)
KAPOLRI : BRIMOB HARUS TAMPIL SEBAGAI POLISI SIPIL YANG PROFESIONAL, BERMORAL DAN MODERN
Pada amanat pembukaan Rakernis Brimob yang berencana berlangsung selama 3 hari ini, Kapolri mengharapkan juga dapat menghasilkan konsep-konsep strategis, dalam upaya peningkatan kinerja, sehingga peran Korbrimob Polri dalam mengatasi berbagai tantangan, serta untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Polri di masa yang akan datang, khususnya terkait pengamanan Pilkada dan Pemilu tahun 2009, dapat dioptimalkan. Perlu diperhatikan bahwa, produk atau konsep yang dihasilkan, harus dapat diimplementasikan, mulai dari Korbrimob Polri, sampai dengan satuan-satuan Brimob yang ada di Daerah.
Dalam amanat Kapolri juga, disampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh peserta rakernis dan jajaran anggota Brimob, yaitu :
1. Senantiasa iman dan ketaqwaan kita kepada Tuhan YME, untuk menunjang pelaksanaan tugas dimanapun berada.
2. Tingkatkan dan pelihara kemampuan, serta leterampilan melalui latihan secara simultan baik perorangan maupun kesatuan, sehingga terhindar dari kesalahan bertindak dalam pelaksanaan tugas.
3. Tampilkan performa kerja dalam menghadapi tantangan tugas, secara profesional, proprsional, dengan dilandasi kesabaran, keuletan, dan keikhlasan dalam bertindak. Pegang teguh motto pengabdian Brimob Polri “JIWA RAGAKU DEMI KEMANUSIAAN”
4. Berdayakan sarana dan prasarana yang ada, guna menunjang pelaksanaan tugas.
5. Asahlah pola pandang ke depan yang visioner, dan perkaya wawasan, guna menghadapi perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat.
6. Sebagai bagian Polri, Brimob hendaknya mampu melaksanakan tugas dengan baik, serta dapat mencerminkan jati diri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang bekerja secara profesional, bermoral, dan modern, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, demi terpeliharanya Kamtibmas.
7. Hindari perbuatan yang melanggar aturan, baik menyangkut disiplin anggota Polri, Kode etik profesi Polri, maupun pidana, serta yang dapat menyakiti hati masyarakat. Tampilkan citra Brimob yang protagonist serta berpihak kepada masyarakat, sehingga akan dapat mendukung pencapaian strategi Polri, berkenaan dengan pembangunan kepercayaan publik.
Sambutan Kapolri ini diakhiri dengan pengetukan palu oleh Wakapolri sebagai tanda dimulainya Rakernis Brimob yang bertemakan “ Melalui Rakernis Brimob Polri T.A. 2008, kita tingkatkan kinerja Brimob Polri dalam rangka pengamanan Pemilu Kada dan Pengamanan Pemilu 2009”, dan dihadiri oleh Kababinkam Polri, Kakorbrimob Polri, dan para pejabat utama Mabes Polri serta para Dansat Brimob dari seluruh Polda se Indonesia. (SFLH/DIVHUMAS)
LIMA POLWAN TAMPIL DI DEPAN KAPOLRI
Usai audensi, Kapolri menyatakan bangga dengan penampilan kelima Polwan serta mengucapkan terimakasih kepada Ketua Pembina Deputi Sumber Daya Manusia Polri Irjen. Pol. Drs. Bambang Hadiyono S.H. serta tim pelaksana mulai penseleksian sampai pelatihan Polwan perwakilan tersebut. Lebih jauh Kapolri berpesan agar kelima Polwan ini, dapat mempertahankan penampilannya kali ini serta memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada dengan bimbingan para pelatih sambil memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum berangkat ke Brunai Darussalam. Selain itu Kapolri juga mengharapkan ajang Seleksi Olah Voka ini bisa dijadikan agenda rutin dengan tujuan mencari bibit-bibit unggul para Polwan bahkan diharapkan Polki juga yang bisa bernyanyi dimana nantinya menjadi suatu kebanggan bagi Polri khususnya dalam ajang-ajang konferensi baik Nasional maupun Internasional. Karena sebagai Polisi masa kini, diharapkan tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian namun juga dituntut mempunyai skill di bidang lain yang akan berguna dalam penyampaian pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat sesuai dengan strategi Polri yaitu Polisi sipil yang Profesional, Bermoral dan Modern yang protagonis kepada masyrakat (Polmas).
Lantas siapakah kelima Polwan yang akan berlaga di Brunai Darussalam itu ? Kelima Polwan tersebut adalah pemenang Lomba Olah Vokal Polwan (Polwan Idol) se Indonesia yang berlangsung pada pertengahan bulan April lalu. Lomba ini merupakan audisi untuk mencari Polwan yang berbakat dalam olah vokal yang akan menjadi perwakilan Polri dalam Konferensi Aseanapol ke – 28 di Brunai Darussalam pada bulan Juni mendatang. Audisi ini diikuti oleh 75 peserta Polwan dari seluruh Polda dan Satker yang ada di tingkat Mabes Polri. Dari 75 peserta diseleksi menjadi 10 peserta finalis dan didapat 5 orang juara untuk mewakili Polri di Aseanapol ke-28 di Brunai Darussalam. Kelima Polwan tersebut antara lain
1. Bripda. Edu Pramawati dari Polda Kaltim
2. Bripka. Grace Adelina Sopacua dari TNCC
3. Ipda. Sandra Siska dari Polda Jabar
4. Brigadir Mardiana Prihatiningsih dariPolda Jatim
5. Bripda. Ida Wardani dari Polda Lampung.
Semoga kelima Polwan pilihan ini dapat mengharumkan nama baik Polri serta Republik Indonesia di ajang Internasional Konferensi ASEANAPOL ke-28 di Brunai Darussalam nanti. (LOH/Divhms)
POLRI MENGHIMBAU KEPADA MASYARAKAT UNTUK TIDAK MENGGUBRIS ISU SANTET LEWAT HANDPHONE
"Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh SMS maupun penelepon gelap," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (8/5)
Kadivhumas juga menuturkan bahwa SMS atau pesan yang berisi teror itu hanya kabar bohong. "Hal seperti itu tidak benar," tandasnya.
SMS santet lewat ponsel awalnya merebak di kota-kota di Sumatera, namun kini telah mengarah ke Pulau Jawa.
TEMA DAN LOGO HARI BHAYANGKARA KE-62 TAHUN 2008
Banyak BBM Oplosan dan Illegal
600 Ton Minyak Bakar Illegal Disita
Beberapa tempat usaha milik UD Wahyu Jaya menjadi tempat mengolah oli bekas dan residu menjadi minyak bakar, kegiatan itu digerebek jajaran Polda jatim. Polres Surabaya Utara.
Antara lain di pergudangan Greges Jaya Surabaya dan tempat penampungan barang jadi di pergudangan Mutiara Tambak Langon Surabaya. Di dua pergudangan tersebut ditemukan 600 ton minyak bakar illegal.
Di pergudangan Greges Jaya ditemukan 17 kontainer ukuran 20 feet berisi 297.000 atao 297 ton, sedang di Tambak Langon ditemukan 303 ton minyak bakar dengan rincian dua kontainer ukuran 40 feet serta 500 drum yang masing-masing berisi 200 liter.
Minyak bakar tersebut dijual dibeberapa pabrik di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Mereka melakukan tersebut karena pabrik lebih tertarik harga yang ditawarkan dari pada harga Pertamina, dari pertamina harganya Rp. 9.000,- sedang mereka menjual minyak oplosan tersebut seharga Rp. 6.000,-
Sedang Sat Pidter Polda Jatim mengamankan sebuah truck yang mengangkut BBM 16 ton tanpa dilengkapi surat-surat. Pengangkapan dilakukan saat truck tersebut memasuki areal PT Conbat di jalan rungkut Industri III.
Asal BBM tersebut dari Legok, Karawaci Tangerang, padahal PT Conbat memesan BBM ke sebuah CV di kawasan Balongbendo Sidoarjo, selanjutnya CV tersebut menghubungi PT Trans Bandung untuk mengirim BBM ke PT Conbat.
Dalam kasus ini sopir truck diamankan untuk dimintai keterangan yaitu Wawan (27) dan kernet Eko ( 26) keduanya asal Blora Jawa Tengah.
Beberapa tempat usaha milik UD Wahyu Jaya menjadi tempat mengolah oli bekas dan residu menjadi minyak bakar, kegiatan itu digerebek jajaran Polda jatim. Polres Surabaya Utara.
Antara lain di pergudangan Greges Jaya Surabaya dan tempat penampungan barang jadi di pergudangan Mutiara Tambak Langon Surabaya. Di dua pergudangan tersebut ditemukan 600 ton minyak bakar illegal.
Di pergudangan Greges Jaya ditemukan 17 kontainer ukuran 20 feet berisi 297.000 atao 297 ton, sedang di Tambak Langon ditemukan 303 ton minyak bakar dengan rincian dua kontainer ukuran 40 feet serta 500 drum yang masing-masing berisi 200 liter.
Minyak bakar tersebut dijual dibeberapa pabrik di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Mereka melakukan tersebut karena pabrik lebih tertarik harga yang ditawarkan dari pada harga Pertamina, dari pertamina harganya Rp. 9.000,- sedang mereka menjual minyak oplosan tersebut seharga Rp. 6.000,-
Sedang Sat Pidter Polda Jatim mengamankan sebuah truck yang mengangkut BBM 16 ton tanpa dilengkapi surat-surat. Pengangkapan dilakukan saat truck tersebut memasuki areal PT Conbat di jalan rungkut Industri III.
Asal BBM tersebut dari Legok, Karawaci Tangerang, padahal PT Conbat memesan BBM ke sebuah CV di kawasan Balongbendo Sidoarjo, selanjutnya CV tersebut menghubungi PT Trans Bandung untuk mengirim BBM ke PT Conbat.
Dalam kasus ini sopir truck diamankan untuk dimintai keterangan yaitu Wawan (27) dan kernet Eko ( 26) keduanya asal Blora Jawa Tengah.
PERINTAH KADIV TELEMATIKA POLRI KEPADA KABID TELEMATIKA POLDA
Bahwa Kabid Telematika Polda agar menghimbau Bid Humas Polda agar mengisi berita Kamtibmas / Kriminal yang terjadi di wilayah pada website Polri ( www.polri.go.id )
SUTANTO LANTIK 7 KAPOLDA BARU
Kepala Polri Jenderal Sutanto mengatakan “Serah terima jabatan merupakan hal yang biasa dalam suatu organisasi, dalam rangka regenerasi, promosi, maupun penyegaran, guna terpeliharanya dinamika kehidupan organisasi”.
Selain melantik Kepala Polda, Kapolri juga melantik Brigjen Pol. Drs. Sutjipadi menjadi Gub. Akpol dari jabatan sebelumnya sebagai Kapolda Riau. Sedangkan Ses NCB Interpol dijabat oleh Brigjen Pol. Drs. Halba Rubis Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalsel.
Kapolri mengharapkan mekanisme alih kepemimpinan dapat berlangsung baik, guna kesinambungan peningkatan kinerja serta dinamika organisasi, sehingga mampu melaksanakan tugas pemeliharaan Kamtibmas, penegakkan Hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat secara lebih professional, bermoral, modern dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, serta memenuhi harapan dan tuntutan masyarakat.
Lebih jauh Kapolri menekankan kepada Kapolda yang baru menjabat “Agar dalam pemeliharaan Kamtibmas, kuasai karakteristik kerawanan daerah, serta berdayakan potensi local maupun pranata social untuk mendukung pelaksanaan tugas”. Selain itu Kapolri berpesan agar para Kapolda juga “mampu menggali dan kembangkan kearifan local, kemudian formulasikan menjadi strategi guna mewujudkan masyarakat yang taat hokum, implementasikan Polmas dengan menyesuaikan budaya setempat, sehingga Polri dapat lebih membumi dan diterima masyarakat”.
Mengakhiri amanatnya Kapolri Jenderal Sutanto mengucapkan terimakasih dan selamat melaksanakan tugas ditempat yang baru, serta bagi pejabat yang memasuki masa pension Polri masih tetap membutuhkan saran dan masukan bagi kemajuan Polri akan selalu dibutuhkan, sedangkan kepada para Ibu pejabat lama dan baru terimakasih atas dukungannya kepada para suami, sehingga tugas yang diemban dapat terlaksana dengan baik dan lancer.
Upacara Serah terima Jabatan berlangsung dengan khidmat dan sederhana ini dihadiri oleh seluruh pejabat utama Mabes Polri, Ibu Ketua Pengurus Pusat Bhayangkari dan daerah serta para Pamen dilingkungan Mabes Polri. (hms Polri).
TELECONFERENCE KADIV TELEMATIKA POLRI
Pada hari Kamis tanggal 15 Mei 2008 pukul 08.00 WIB diadakan acara Teleconference antara Kadiv Telematika Polri didampingi Kapuskomlek Polri, Kapusinfolahta Polri dan Kapusdalops Polri. Dengan peserta teleconference Para Karo Ops Polda, Kabid Telematika Polda dan Para Kabag Ops Satwil terdekat dengan Polda.
70 TON GULA ILEGAL DITANGKAP POLDA JAMBI
Jumat pagi esok harinya Kapolres Tajungjabung barat AKBP.Drs Dulalim dan 1 Regu anggota pengawal membawa tangkapan tersebut ke Polda Jambi. Menjelang masuk kota Jambi, tepatnya di paal V-simpang jerambah bolong ,secara tiba-tiba Tronton-tronton bermuatan gula ilegal itu dirampas oleh kelompok orang bersenjata.Kelomkpok bersenjata itu mengeluarkan tembakan dan menyuruh pengawal barang pergi. Singkatnya Barang bukti itu dirampas lelu dibawa gudang Sri murti Pal-V Kotabaru Jambi timur.
Pengejaran dilakukan oelh anggota Reskrim dibackup Tim Inteljen dan Detasemen khusus 88 Polda Jambi barang dapat ditemukan. Tetapi sopir dan konci kontak truk maupun orang-orang yang bersenjata tidak ada, kecuali beberapa buruh yang sedianya akan membongkar muatan. Maka setelah mendatangkan tungkang kunci dan montir, mobil-mobil itu bisa dijalankan dan dibawa ke Lapangan hitam Polda Jambi sekitar jam 21.00 wib, beserta isinya.
Dit.Reskrim Polda Jambi saat ini sedang meminta keterangan kepada bebrapa buruh gudang barang kali dari dari situ bisa dilacak keberadaan pasopir tronton untuk mengungkap misteri gula itu. Sementara yang dapat diketahui gula itu berasal dari Dumai dan hendak dibawa ke Jambi, tetapi ditangkap di Tungkal ulu Polres Tanjabbar. Nomor Polisi 4 Tronton dan Sopirnya adalah,B 9985 RJ-Sudarman. B 9503 OJ-Asunan. B 9507 IK-Rudi Hartono. B 9694 JR-Nasir.
Apabila tersangka tertangkap dapat dijerat UU Kepabeanan dan KUHP psl 840 tentang penadahan.(Humas)
Langganan:
Postingan (Atom)
